Home / Kabupaten Tasikmalaya / Nasional

Kamis, 28 November 2024 - 14:36 WIB

Di Duga Program Padat Karya Kabupaten Tasikmalaya Carut-Marut

Harianposting.com|Kabupaten Tasikmalaya – Program padat karya memiliki beberapa tujuan, diantaranya yaitu, Meningkatkan kesejahteraan rakyat, Mengurangi kemiskinan, Menambah pendapatan, Meningkatkan daya beli, Mensejahterakan masyarakat setempat dari segi perekonomian. Program padat karya biasanya melibatkan tenaga kerja dari warga setempat yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), pengangguran, dan warga miskin.

Program padat karya tahun 2024 yang bersumber dari anggaran APBD kabupaten Tasikmalaya melalui dinas penanaman modal, perijinan terpadu satu pintu dan tenaga kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Tasikmalaya dengan total anggaran kurang lebih sebesar Rp. 6 Milyar untuk 91 desa yang ada di kabupaten Tasikmalaya.

Namun Dari hasil penelusuran tim Media Online Harianposting.com di lapangan, bahwasannya program padat karya tersebut banyak dugaan ataupun kejanggalan mulai dari tahap pencairan sampai tahapan pekerjaan di lapangan. Dugaan tersebut menguat setelah terbukti dari awal pencairan yang seharusnya pihak desa selaku penerima manfaat mencairkan di BPKPD akan tetapi yang mencairkan semua anggaran malah pihak dinas dan di kelola oleh pihak dinas.

Baca Juga  Kasus Curat Uang Tunai 30 Juta Terungkap, AKP Haryono: Pelaku Masih Keluarga Korban dan Uang Dihabiskan Untuk Berfoya-Foya

mekanisme pelaksanaan pekerjaan pun diduga banyak yang menyalahi aturan seperti adanya beberapa desa yang melaksanakan pekerjaannya dengan cara di borongkan kepada pihak ke tiga dengan batas waktu selama 8 hari serta proses pencairan HOK (Harian Ongkos Kerja) pun diduga harus memakai uang pelicin guna proses pencairan yang cepat. Hal tersebut di ungkapkan salah seorang penerima manfaat yang minta identitasnya di rahasiakan.

Menurut sumber yang minta namanya di rahasiakan menjelaskan, kalau perusahaan yang mensuplai barang atau material ada 5 perusahaan dan dari setiap perusahaan dimintai cashback 10% oleh pihak dinas dengan alasan yang tidak jelas.

Akan tetapi dugaan tersebut di bantah oleh Yayu Yuliantini selaku Tim Teknis program padat karya serta Hilmi selaku koordinator tim monev (Monitoring dan Evaluasi) program padat karya 2024 dalam jumpa pers nya pada hari Jum’at (22/11/2024) yang lalu di ruang kerjanya.

“Saya mewakili Bu Kabid dan para tim monev (Monitoring dan Evaluasi) dikarenakan kebetulan Bu Kabid tidak bisa hadir di karenakan ada hal yang urgen yang tidak bisa di wakili, Bu Kabid lagi di panggil oleh pihak kepolisian kaitan dengan CVMI makanya saya dan tim monev di lapangan yang disuruh untuk mewakili jumpa pers ini” ucap Yayu Yuliantini selaku Tim Teknis program padat karya

Baca Juga  34 Anggota Paskibraka Lampung Selatan Dikukuhkan

“Untuk anggaran padat karya masuk ke DPMPTSPTK melalui bidang Ketenagakerjaan otomatis segala sesuatu pencairan ada di kita, kita yang mengajukan ke DPKAD Sebab Bidang Ketenagakerjaan sebagai kuasa pengguna anggaran Bu Kabid”

uang pelicin guna proses pencairan yang cepat Hilmi selaku koordinator tim monev “kebetulan itu tidak benar saya tegaskan”

Dengan banyaknya dugaan tersebut, diharapkan pihak APIP serta pihak APH agar segera melakukan tindakan untuk memeriksa kebenarannya, sehingga dugaan bancakan dalam program padat karya yang mengarah kepada indikasi korupsi yang merugikan keuangan negara dapat dicegah sedini mungkin.
(Dede P)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tasikmalaya

Jani Maulana S.Sos..M.SI “Alhamdulilah Pembangunan Yang Ada Di Bidang Kami Berjalan Dengan Baik Dan Lancar”

Bandar Lampung

Pemkot–DPRD Sepakati Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Era Baru Tata Kelola Aset Dimulai

Lampung

Satgas Pangan Polres Tubaba laksanakan Pendampingan distribusi minyak goreng oleh Bulog 

Kabupaten Tasikmalaya

Bagian Umum Setda Kabupaten Tasikmalaya Labrak UU No 14 Tahun 2008

Daerah

Rapat Koordinasi Pengawas Kelurahan Desa ( PKD ) Sekecamatan Pagar Merbau berjalan aman dan sukses

Daerah

Polsek Rawa Jitu Selatan Cetak Generasi Tangguh Saka Bhayangkara Digembleng Latihan Tongkat Dan Borgol, Siap Jadi Pelopor Kamtibmas

Kabupaten Deli Serdang

IKLAN

Bandar Lampung

Modeling Cilik Nindya Nafisya Putri Tampil Anggun di Pembukaan Festival Krakatau 2025