Home / Kabupaten Tasikmalaya / Nasional

Rabu, 30 April 2025 - 20:43 WIB

Waw, Diduga Mau Masuk Ke SMAN 1 Singaparna Harus bayar

Harianposting.com | Kabupaten Tasikmalaya – Dugaan praktik jual beli bangku mencuat di SMAN 1 Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Informasi ini dihimpun dari beberapa orang tua siswa mengaku dimintai sejumlah uang untuk memastikan anak mereka diterima di sekolah tersebut.

“Kala itu saya mau mendaftarkan anak saya ke sekolah tersebut,akan tetapi harus ada uang bangunan,kalau misalkan tidak memberikan uang untuk uang bangunan sekitar Rp.5 juta rupiah bisa digeser dengan yang lain.

Karena yang lain juga banyak yang mau sekolah di sekolah tersebut dan uang itu harus ada dalam waktu satu hari, saking anak saya ingin diterima yah terpaksa saya juga membayar uang untuk uang bangunan. Hal itu diutarakan sumber yang enggan disebutkan namanya

Baca Juga  Pemkab Tubaba Serahkan Rancangan RPJMD 2025–2029 ke DPRD, Usung Lima Misi Pembangunan Daerah

Menanggapi isu tersebut pihak sekolah melalui Wakasek Humas Neni Nurahman,S. Pd,M.M membantah adanya praktik jual beli bangku pokonya dalam kurun waktu tiga tahun kebelakang tidak ada uang bangunan,uang pendaftran dan uang apapun,”ujarnya

Disekolah ini tidak ada pungutan dalam bentuk apapun,kegiatan siswa dilaksanakan oleh osis untuk pengadaan batik itu ada koprasi komite sekolah pokonya sekolah tidak ada keterlibatan dalam hal hal yang sifatnya berbau finansial sekolah hanya melaksanakan kegiatan belajar mengajar(KBM),”tegasnya

“Kemarin juga sempet siswa demo pingin study tour pingin ada study tour karna kan pak gubernur menghimbau kepada sekolah tidak boleh mengadakan study tour kami batalkan terus soal perpisahan sudah kemarin kita rencanakan tapi sama tidak boleh oleh pak gubernur kami tiadakan”.

Baca Juga  Kunjungan Safari Ramadhan Dengan Tema Ramadhan Bersedekah, Novriwan Sebut Pentingnya Berbagi

Kalau ingin tahu tentang sekolah ini silahkan tanya kepada peserta didik, kepada orang tua siswa bahwa mereka masuk kesini murni gratis tidak ada pungutan. Bahwa proses penerimaan siswa baru dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,dan sudah diverifikasi sama pihak KCD dan pihak yang berwenang lainnya,”pungkasnya
(Dede P)

Share :

Baca Juga

Lampung

Resmikan Program Pamsimas, Nanang Ermanto Launching Aplikasi Salaman Di Kecamatan Palas

Daerah

Pjs Bupati Tasikmalaya Hadiri Milangkala Ke 23 Kota Tasikmalaya

Nasional

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Kabupaten purwakarta

Mencermati Situasi Politik Menjelang Kongres VI PDI Perjuangan Tahun 2025 Mendatang, PAC PDI Perjuangan Se – Kabupaten Purwakarta Mengatakan

Nasional

STOP PRESS : Reporter/Wartawan Media Harianposting.com, Berikut Nama Namanya

Kota Batam

Calon Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam Amskar Achmad-Li Claudia Chanda Unggul 73,5%, Ini Penjelasan Liberte Institute

Kabupaten Tasikmalaya

Khairul Fadli “Kasus Pencabulan Yang Ada Di Pesantren Di Kecamatan Puspahiang Harus Di Usut”

Daerah

Jum’at Berkah Ke-87 SMSI Memperingati Nuzulul Qur’an, Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim