Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Nasional / Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:23 WIB

Pemerataan Pembangunan Bandar Lampung 2026: Jalan Lingkungan Menjangkau Permukiman Warga

Bandar Lampung HP — Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) kembali menegaskan arah kebijakan pembangunan 2026 dengan menempatkan infrastruktur jalan sebagai prioritas strategis.

Kebijakan ini bukan sekadar rutinitas anggaran, melainkan langkah terukur untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan keselamatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi perkotaan yang inklusif.

Arahan tersebut sejalan dengan visi Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang menekankan pentingnya infrastruktur berkualitas sebagai fondasi pelayanan publik modern.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Kota Bandar Lampung, Rayu R. Wiranegara, mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026 pihaknya menargetkan pembangunan jalan lingkungan sebanyak 200 ruas yang tersebar di berbagai wilayah kota.

“Untuk tahun 2026, sesuai arahan wali kota, kita akan kembali melaksanakan kegiatan pembangunan jalan lingkungan sebanyak 200 ruas,” ujar Rayu, Kamis (27/2/2026).

Baca Juga  Korban Dugaan Keracunan Program MBG Bertambah Jadi 27 Orang, Dandim 0426/Tulang Bawang Turun Langsung ke RSUD Menggala

Pembangunan jalan lingkungan dipandang sebagai instrumen pemerataan pembangunan.

Jalan lingkungan yang layak tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi skala lokal.

Dengan pendekatan ini, Pemkot Bandar Lampung berupaya memastikan bahwa pembangunan tidak terpusat pada kawasan utama saja, melainkan menjangkau permukiman warga secara merata.

Selain pembangunan jalan, Pemkot juga merencanakan revitalisasi pedestrian di empat ruas jalan protokol.

Program ini bertujuan meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus memperkuat wajah kota yang lebih humanis dan berorientasi pada ruang publik.

“Kita juga akan melakukan revitalisasi pedestrian di empat ruas jalan protokol. Ini untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki,” jelas Rayu.

Langkah ini mencerminkan pergeseran paradigma pembangunan kota dari sekadar kendaraan-sentris menuju kota yang lebih ramah bagi seluruh pengguna jalan.

Baca Juga  Ade-IIP Menang Warga Cipakat Tasyakuran Ngubek Balong

Rayu menegaskan bahwa seluruh program saat ini memasuki tahap persiapan teknis dan administrasi. Pemerintah menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai setelah Idulfitri 2026.

“Mudah-mudahan, insyaallah setelah Lebaran kita sudah bisa mulai seluruh kegiatan ini. Saat ini semuanya sedang kita persiapkan,” pungkasnya.

Keberlanjutan pembangunan jalan, jembatan, dan pedestrian di Bandar Lampung diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperlancar mobilitas barang dan jasa.

Infrastruktur yang baik diyakini akan memperkuat daya saing kota, mempercepat distribusi ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan perencanaan yang terukur dan pelaksanaan yang konsisten, tahun 2026 berpotensi menjadi momentum penting bagi Bandar Lampung untuk menegaskan diri sebagai kota yang terkoneksi, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan warganya. (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolres Tulang Bawang Berikan Arahan dan Motivasi Kepada Personel Satreskrim dan Satresnarkoba

Daerah

Pemkab way kanan dukung penuh pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya perkuat konektivitas dorong ekonomi masyarakat

Daerah

Mesin Pompa Air Digondol, Seorang Pria Berhasil Diciduk Polsek Menggala!

Nasional

Bidang Ketenagakerjaan DPMPTSPTK malaksanakan Kegiatan Padat Karya Infrastruktur Di 73 Desa

Bandar Lampung

Modeling Cilik Nindya Nafisya Putri Tampil Anggun di Pembukaan Festival Krakatau 2025

Lampung

Buka Kopdar Bolo Ngarit, Novriwan Jaya  “Saatnya Rapatkan Barisan Majukan Peternakan Tubaba

Nasional

Biro Kesra Setda Prov Jabar Menyelenggarakan Kabupaten/Kota Sehat

Kabupaten Tasikmalaya

Surat Audensi Di Abaikan, Pusaka Geram Dengan Kabag ULP