Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Pemerintah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:51 WIB

Tak Sekadar Bantuan: Langkah Tegas Camat Panjang Pastikan Pendidikan dan Hunian Layak Warga Rentan

BANDAR LAMPUNG HP — Pemerintah Kecamatan Panjang menunjukkan bahwa birokrasi tidak harus lamban. Merespons laporan warga, Camat Panjang, Hendry Satria Jaya, turun langsung menyambangi kediaman Siti Khodijah di Kelurahan Pidada, Sabtu (4/4/2026).

Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan verifikasi faktual sekaligus penegasan bahwa negara hadir di titik paling rentan.

Di lereng Bukit Sakal, RT 03 LK I, Kampung Margomulyo, Siti Khodijah menjalani hidup sebagai ibu tunggal yang menghidupi tiga anak dengan berjualan kerupuk dan brownies.

Potret ini bukan hal baru dalam lanskap sosial perkotaan, tetapi respons cepat pemerintah memberi pembeda yang signifikan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah peduli. Kehadiran pemerintah harus bisa dirasakan langsung,” tegas Hendry, lugas.

Hasil verifikasi bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menunjukkan bahwa Siti Khodijah bukan warga yang luput dari sistem.

Ia tercatat sebagai penerima aktif berbagai bantuan, PKH, BPNT, hingga bantuan pangan lainnya.

Baca Juga  LUAR BIASA! POLRI, ORMAS, DAN MASYARAKAT SATU BARISAN, TULANG BAWANG SIAGA 100%

Anak-anaknya juga telah terdaftar dalam Program Indonesia Pintar (PIP), meski sempat terkendala administrasi akibat perpindahan sekolah.

Pendamping sosial PKH, Isnan Subegi, menegaskan bahwa intervensi pusat telah berjalan. Hampir seluruh anggota keluarga juga terlindungi dalam skema BPJS Kesehatan PBI.

Pernyataan ini penting untuk menjaga keseimbangan narasi, bahwa persoalan kemiskinan bukan semata ketiadaan bantuan, melainkan seringkali persoalan akses, sinkronisasi data, dan kesinambungan intervensi.

Mengacu arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, pemerintah kecamatan merumuskan langkah konkret yang lebih tajam dan terukur:

1. Usulan Bedah RumahRumah semi permanen milik Siti akan diusulkan masuk program bedah rumah. Ini bukan sekadar renovasi fisik, tetapi investasi martabat.

2. Penuntasan Administrasi KependudukanAnak bungsu berusia 4 tahun yang belum memiliki akta kelahiran dan belum tercantum dalam KK akan segera difasilitasi. Tanpa dokumen, akses bantuan hanyalah ilusi.

3. Intervensi Kesehatan TerarahMelalui Puskesmas Panjang, anak bungsu akan mendapatkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk memastikan tumbuh kembang optimal.

Baca Juga  Menyikapi berita dan informasi Hoax, Firsada Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Pilkada 2024

4. Jaminan Pendidikan BerkelanjutanPendidikan anak-anak Siti akan terus dikawal melalui PIP, BOS, hingga peluang beasiswa dan Sekolah Rakyat. Pendidikan bukan sekadar hak, tetapi jalan keluar struktural dari kemiskinan.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako dan santunan. Namun substansi utamanya bukan pada bantuan sesaat, melainkan pada komitmen pendampingan berkelanjutan.

“Kami akan terus memantau dan mendampingi,” tutup Hendry, tegas.

Langkah cepat ini patut diapresiasi, tetapi juga menjadi pengingat, sistem perlindungan sosial harus proaktif, bukan reaktif. Laporan warga seharusnya menjadi penguat, bukan pemicu utama.

Ketika data akurat, koordinasi solid, dan eksekusi konsisten, kasus seperti Siti Khodijah tidak perlu menunggu viral untuk ditangani.

Di sinilah ukuran sesungguhnya dari pelayanan publik, bukan pada seberapa cepat merespons krisis, tetapi seberapa efektif mencegahnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Puncak Festival Krakatau XXXV 2026, Gubernur Mirza Flag Off Lampung Tapis Karnaval

Daerah

Kadis Kominfo Membuat Suasana Tidak Kondusip era Kepemimpinan Qudrotul – Hankam

Daerah

Prajurit Kodim 0426/TB, Tingkatkan Imunitas Tubuh Melalui Lari Aerobik

Daerah

Seorang Pemuda Miliki Sabu, Pelaku Diringkus Sat Res Narkoba Polres Tubaba

Bandar Lampung

SMSI Lampung Tegaskan HPN 2027 Bukan Milik Satu Organisasi Pers

Daerah

Pemkam Karya Murni Jaya Gelar Rembuk Stunting

Daerah

Pencanangan Desa TAPIS di Panca Tunggal Jaya, PKK Tulang Bawang Komitmen Wujudkan Keluarga Sejahtera

Daerah

Perluas Akses Pembiayaan UMKM Perikanan, Kadis Perikanan Dampingi Bupati Tulang Bawang Audiensi ke PIP Kemenkeu RI