Home / Daerah / Lampung / Tulang Bawang

Senin, 20 Juli 2026 - 11:58 WIB

Donny Irawan Ingatkan Anggota SMSI Lampung Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik, Tolak Praktik Pemberitaan Bernuansa Pemerasan

BANDAR LAMPUNG – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, Donny Irawan, SE, mengingatkan seluruh perusahaan pers dan wartawan anggota SMSI Lampung agar senantiasa memegang teguh *Kode Etik Jurnalistik (KEJ)* dalam setiap proses peliputan dan penulisan berita.

Menurut Donny, kepatuhan terhadap KEJ merupakan fondasi utama dalam menjaga profesionalisme, kredibilitas, dan kepercayaan publik terhadap media massa.

β€œKode Etik Jurnalistik harus menjadi pedoman utama setiap wartawan. Jangan sampai sebuah pemberitaan justru menimbulkan persoalan hukum karena tidak dilakukan secara profesional dan tidak memenuhi kaidah jurnalistik,” ujar Donny di Bandar Lampung, Minggu (19/7/2026).

Tolak Praktik Pemberitaan Bernuansa Pemerasan

Donny menyoroti masih ditemukannya praktik pemberitaan yang diduga menyimpang dari prinsip-prinsip jurnalistik. Ia menyebut ada oknum yang memanfaatkan pemberitaan sebagai alat untuk menekan pihak tertentu dengan berbagai modus dan kepentingan pribadi.

Baca Juga  Bupati way kanan Ayu Asalasiyah S. Ked., membuka Acara Pencanangan Sensus Ekonomi tahun 2026

β€œPraktik seperti itu tidak mencerminkan profesi jurnalistik. Wartawan bekerja untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan dengan cara-cara yang bertentangan dengan hukum maupun etika profesi,” tegasnya.

Ia menegaskan, SMSI Lampung tidak memberikan toleransi terhadap praktik pemberitaan yang melanggar Kode Etik Jurnalistik maupun peraturan perundang-undangan.

Seluruh perusahaan pers anggota SMSI di Lampung diminta menjaga integritas serta nama baik organisasi melalui karya jurnalistik yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. Prinsip *cover both sides* atau memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang diberitakan juga harus dipenuhi.

*Imbau Masyarakat Laporkan Jika Jadi Korban*

Baca Juga  Maulid Nabi di Polres Tulang Bawang: Doa Bersama Penuh Khidmat, Kabag SDM Tegaskan Sinergi Antara Polisi,Masyarakat dan tokoh Ulama

Selain kepada insan pers, Donny juga mengimbau masyarakat, pelaku usaha, maupun instansi pemerintah yang merasa menjadi korban dugaan penyalahgunaan profesi wartawan agar tidak ragu menempuh jalur hukum.

β€œApabila ada pihak yang merasa menjadi korban dugaan pemerasan yang mengatasnamakan kegiatan jurnalistik, silakan laporkan kepada pihak Kepolisian. Dugaan tindakan pemerasan merupakan ranah hukum pidana dan tidak dapat dibenarkan,” kata Donny.

β€œPerlu dibedakan antara karya jurnalistik yang sah dengan tindakan melawan hukum yang mengatasnamakan profesi wartawan,” lanjutnya.

Di akhir pernyataannya, Donny berharap seluruh insan pers, khususnya anggota SMSI Lampung, terus menjaga marwah profesi dengan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan berperan sebagai pilar demokrasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.(red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Polsek Tumijajar dan Polsek Tulang Bawang Tengah Perbaiki Rumah Warga Rusak Akibat Puting Beliung

Daerah

Diskominfo Tubaba Gelar Focus Group Discussion Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE

Daerah

Gasak Narkoba di Banjar Margo, Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Pemuda Asal Mesuji

Daerah

72 Personel Polres Tulang Bawang Ikuti Rikkes Berkala TA 2025, AKBP Yuliansyah Paparkan Tujuannya

Daerah

Korban Penganiayaan Dari Keluarga Anak Dibawah Umur Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Daerah

Donny Irawan Lantik Abdul Rohman sebagai Ketua SMSI Tulang Bawang Periode 2026–2029

Lampung

Kejari Tubaba kembali Tetapkan tersangka dugaan korupsi pasar pulung kencana

Daerah

Kapolres Tulang Bawang Terima Audiensi Senkom, Sinergi Polisi dan Masyarakat Makin Solid