Home / Daerah / Lampung / Tulang Bawang

Jumat, 31 Oktober 2025 - 07:43 WIB

Gabungan Kelompok Tani dan LSM Triga Nusantara Sampaikan Aspirasi Pada Pemkab Tuba Pinta SPBU Buka Akses Pembelian BBM

Tulang bawang-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara (Trinusa) Kabupaten Tulang Bawang bersama perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mendatangi Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk menyampaikan aspirasi terkait penutupan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Solar dan Pertalite di SPBU BUMD 24.345.107, Jalan Lintas Timur, Terminal Menggala.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah Tulang Bawang, Kamis (30/10/2025), dan diterima langsung oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Pahada Hidayat, didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Ir. Antoni, Plt. Kadis Pertanian Ir. Sri Sulistiyo Rahayu, Kadis Perdagangan Tuhir Alam, Kasat Pol PP Penli Yusli, Kaban Kesbangpol Saut Sinurat, serta Direktur BUMD Tulang Bawang, Novi Marzani BMY.

Ketua DPC LSM Trinusa Tulang Bawang, Hendri Setiawan, bersama anggota Eliantoni dan sejumlah perwakilan Gapoktan menyampaikan keluhan terkait sulitnya mendapatkan BBM subsidi selama 13 hari terakhir. Menurut mereka, penutupan SPBU BUMD tersebut sangat menghambat kegiatan usaha tani serta program ketahanan pangan nasional.

“Dengan penutupan SPBU itu, BBM subsidi jenis Solar dan Pertalite menjadi langka. Padahal bahan bakar ini menjadi penggerak utama operasional alat mesin pertanian (Alsintan),” ujar Eliantoni diamini perwakilan Gapoktan.

Baca Juga  HJ. Eva Dwiana Langsung turun ke lokasi bantuan warga Membagikan sembako terdapak banjir

Pihak Gapoktan meminta Pemkab Tulang Bawang segera mencari solusi agar mereka kembali bisa mengakses BBM subsidi secara lancar dan berkelanjutan. Menurut mereka, kelancaran pasokan BBM subsidi merupakan syarat mutlak bagi petani untuk mendukung program swasembada pangan.

Selain itu, mereka juga mendesak Pemkab agar memfasilitasi penerbitan rekomendasi atau barcode bagi kelompok tani yang belum memilikinya. Tanpa legalitas tersebut, para petani mengaku kesulitan mendapatkan pembinaan dan bantuan program pemerintah.

“Jika kondisi ini dibiarkan, maka program swasembada pangan hanya akan menjadi angan-angan di Sai Bumi Nengah Nyappur ini,” ujar perwakilan Gapoktan.

Gapoktan juga menyayangkan penutupan SPBU BUMD yang disebut terjadi akibat demonstrasi salah satu ormas.

“Kami petani yang menjadi korban. Di satu sisi pemerintah menuntut kami menanam tiga kali setahun, tapi di sisi lain sumber daya pendukung seperti BBM subsidi justru terputus,” keluhnya.

Sementara itu, Direktur BUMD Tulang Bawang, Novi Marzani, menjelaskan bahwa penutupan SPBU BUMD 24.345.107 terjadi setelah adanya aksi demonstrasi pada 18 Oktober 2025 dari salah satu ormas yang menuding adanya dugaan korupsi penyertaan modal sebesar Rp8,6 miliar tahun 2022.

Baca Juga  GERAKAN RADIN INTEN ASRI, KODIM 0426/TULANG BAWANG WUJUDKAN SINERGI TNI, PEMDA DAN MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

“Tudingan itu tidak benar. Saya baru menjabat Direktur PT Tulang Jaya (Perseroda) pada tahun 2023. Penyertaan modal dari Pemkab ke BUMD sebesar Rp 8,6 miliar hanya pada tahun 2012 dan sampai tahun 2025 tidak ada peyertaan modal dari Pemkab apa yang dituduhkan mereka tidak benar adanya tambahan peyertaan modal lagi, ,” tegas Novi.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh LSM Trinusa dan Gapoktan, Novi memastikan bahwa SPBU BUMD akan kembali dibuka pada Jumat, 31 Oktober 2025, untuk melayani pembelian BBM subsidi Solar dan Pertalite bagi Gapoktan di Tulang Bawang.

“Pembukaan kembali SPBU BUMD ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebutuhan petani dan upaya Pemkab Tulang Bawang dalam mendukung program swasembada pangan nasional sesuai visi Presiden RI Prabowo Subianto,” ujar Novi.

Share :

Baca Juga

Daerah

Groundbreaking Pembangunan Mall Pelayanan Kepolisian, AKBP Jame: Jadi Yang Pertama di Indonesia

Bandar Lampung

Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Rapat Pemantapan Sarasehan Jilid 2

Daerah

Polisi Tangkap Komplotan Pelaku Curat Buah Sawit Milik PT SIP di Gedung Aji Baru

Daerah

FWTB Minta Kejagung Evaluasi Kinerja Kejari Tulang Bawang yang Lemah Ungkap Korupsi

Daerah

Pj Bupati Ferli Yuledi hadiri Acara ramah Tamah Sekaligus Pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang

Daerah

Wabup Tulangbawang Sidak Tambang Pasir di Batu Ampar, Aktivitas Sementara Dihentikan

Daerah

Pemkab way kanan Acara Pembacaan Yasin dan Tahlil Mengenang 40 hari Wafatnya Bapak Drs. H. Tamanuri,M.M..bentuk penghormatan sekaligus do’a bersama

Daerah

Pemkab Tubaba Saksikan Pemusnahan Barang Bukti 20 Kasus Pidana Oleh Kejari