Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Nasional / Pemerintah

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:12 WIB

Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan Jemaah Umrah, Transparansi Jadi Kunci

Bandar Lampung HP – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memberangkatkan 350 warga untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci pada periode awal tahun 2026. Sebelum keberangkatan, seluruh jemaah mengikuti manasik umrah di Aula Semergou Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (06/02/2026)

sebagai bagian dari pembekalan spiritual dan teknis agar ibadah berjalan tertib dan khusyuk.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pada tahap awal sebenarnya dijadwalkan 500 orang berangkat. Namun, sebagian keberangkatan harus ditunda.

“Seharusnya yang berangkat pada periode awal ini sebanyak 500 orang. Akan tetapi ditunda, sehingga yang berangkat baru 350 orang, sisanya menyusul setelah Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Para jemaah dijadwalkan berangkat bertahap mulai 7 hingga 10 Februari 2026. Penjadwalan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis perjalanan sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan jemaah.

Baca Juga  Dipimpin Langsung Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun 2026 Dimulai

Eva Dwiana menjelaskan bahwa pada anggaran murni APBD Tahun 2026, Pemerintah Kota menargetkan pemberangkatan 1.000 orang. Program tersebut akan dilanjutkan pada tahap berikutnya, termasuk melalui APBD Perubahan.

“Periode selanjutnya sisanya. Nanti pada APBD Perubahan ada lagi,” tambahnya.

Program ini dipandang sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kehidupan religius masyarakat.

Namun, sebagai program yang dibiayai anggaran publik, transparansi, akuntabilitas, dan asas keadilan dalam penentuan penerima manfaat menjadi prasyarat mutlak agar kebijakan ini tidak memicu kecemburuan sosial.

Dalam arahannya, Wali Kota mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dan membangun solidaritas selama di Tanah Suci.

Baca Juga  Modus Minta Bantuan Step Motor, Dua Pemuda Dibegal Di Kebun Tebu, Satu Pelaku Residivis Berhasil Ditangkap, Satu Lagi Buronan

“Kalau waktunya makan, makan, jangan tunda-tunda. Saling jaga, terutama jemaah yang muda, tolong jaga orang-orang tua,” Ujarnya

Pesan tersebut menegaskan bahwa ibadah bukan hanya relasi spiritual dengan Tuhan, tetapi juga praktik kepedulian sosial antarjemaah.

Program pemberangkatan umrah ini mencerminkan upaya pemerintah daerah membangun dimensi moral dan spiritual masyarakat.

Jika dikelola dengan prinsip keadilan dan keterbukaan, program ini berpotensi menjadi investasi sosial yang memperkuat kohesi masyarakat serta menumbuhkan keteladanan nilai-nilai religius dalam kehidupan publik.

Diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta membawa pulang predikat umrah yang mabrur, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga sebagai inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

LSM Janur “Harusnya Memberikan Contoh Demokrasi Yang Baik Bukan Sebaliknya”

Daerah

Polsek Banjar Agung Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di Acara Orgen Tunggal

Nasional

Sosialisasi pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil Pilbup dan Wabup Pati Jateng 2024

Kabupaten purwakarta

4 Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Terancam Sanksi Serupa Pemecatan Oleh Ketua Umun

Daerah

Kapolres Tubaba Kukuhkan Pengurus Komite Olahraga Polri, Ini Tugas dan Fungsinya

Lampung

Aklamasi, Teo Rendra Arifin Pimpin KNPI Lampung Masa Bakti 2025-2028

Daerah

Pemkab Tulang Bawang Luncurkan Program RTLH dan Relokasi Korban Longsor

Daerah

Polres Tubaba Berhasil Amankan Pelaku Kasus Curanmor