Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung

Senin, 18 Mei 2026 - 01:18 WIB

MBG Tuai Sorotan, Ketua SMSI Lampung: Program Mulia Perlu Kontrol Ketat agar Tepat Sasaran

Bandar Lampung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program nasional pemerintah sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia mendapat perhatian serius.

Di balik tujuan besar menciptakan generasi sehat dan cerdas, pelaksanaan program tersebut dinilai masih memerlukan evaluasi serta pengawasan agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara maksimal.

Sejumlah persoalan berkembang dalam pelaksanaan MBG. Mulai dari laporan dugaan kasus keracunan makanan di sejumlah daerah, menu yang dinilai kurang bervariasi, kualitas makanan yang belum merata, hingga persoalan distribusi karena masih terdapat keluhan terkait porsi makanan yang dianggap belum sesuai.

Selain itu, pengawasan pelaksanaan MBG juga dinilai masih perlu ditingkatkan agar kualitas makanan dan proses distribusi berjalan optimal.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung, Donny Irawan, mengatakan program MBG pada dasarnya memiliki tujuan yang sangat baik sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan anak bangsa.

Namun menurutnya, program besar tersebut harus disertai kontrol dan pengawasan yang kuat agar berjalan sesuai tujuan awal.

“Program ini memiliki tujuan mulia dan sangat baik untuk meningkatkan kualitas generasi bangsa. Namun program sebesar ini perlu kontrol yang baik agar sesuai harapan dan cita-cita Presiden,” ujar Donny Irawan, dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).

Baca Juga  Ketua TP PKK Tulang Bawang Hadiri Puncak HKG Ke-54 di Makassar

Menurutnya, evaluasi tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga perlu melibatkan sekolah, orang tua, tenaga ahli gizi hingga masyarakat agar pengawasan berjalan lebih maksimal.

Ia menilai terdapat sejumlah poin yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan MBG. Pertama, peningkatan kualitas gizi makanan dengan menu seimbang sesuai kebutuhan anak, meliputi karbohidrat, protein, sayuran, buah, hingga susu. Variasi menu juga dinilai penting agar anak tidak bosan dan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.

Dalam aspirasi masyarakat yang diterima, sumber protein seperti telur juga dinilai penting hadir dalam menu harian MBG karena berperan mendukung tumbuh kembang anak.

Selain kualitas gizi, masyarakat juga menyoroti pentingnya penerapan standar keamanan pangan yang ketat. Mulai dari penggunaan bahan baku yang segar dan berkualitas, proses memasak higienis, hingga pengemasan yang aman agar makanan layak dikonsumsi.

Poin lain yang menjadi perhatian adalah pemerataan program agar benar-benar tepat sasaran. Masyarakat berharap seluruh anak yang berhak menerima dapat terlayani tanpa terkecuali, termasuk di wilayah terpencil dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga  Kapolres Tulang Bawang Barat Pimpin Upacara Sertijab Wakapolres dan Pelantikan Kabag Log

Tak hanya itu, pengawasan dan evaluasi berkala juga dinilai perlu diperkuat dengan melibatkan pihak independen, guru, orang tua, serta ahli gizi agar pelaksanaan program dapat terus diperbaiki.

Aspek transparansi pengelolaan anggaran juga menjadi harapan masyarakat, mulai dari proses pengadaan bahan hingga pelaksanaan di lapangan.

Pelibatan potensi lokal seperti UMKM dan petani daerah juga dipandang penting agar program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Masyarakat juga mengharapkan adanya layanan pengaduan yang mudah, cepat, dan responsif apabila ditemukan persoalan di lapangan.

Di sisi lain, edukasi gizi berkelanjutan kepada anak dan orang tua dinilai penting agar pola hidup sehat dapat terus diterapkan.

Donny menegaskan, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada anak-anak, tetapi juga kualitas pelaksanaan program secara keseluruhan.

“Perbaikan hari ini akan menentukan masa depan anak-anak Indonesia. Program yang baik harus dijalankan dengan pengawasan yang baik pula,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Gubernur lampung membuka Musrenbang RKPD tahun 2027

Daerah

Kapolres Tulang Bawang Barat Menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)

Lampung

Dandim 0426/TB, Pimpin Upacara Pelantikan Kenaikan Pangkat

Lampung

Bupati Novriwan Tegaskan Program MBG Harus Dijalankan Penuh Tanggung Jawab

Daerah

Dandim 0426 TB Hadiri Launching Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan

Daerah

DPRD way kanan Gelar Rapat Paripurna Sahkan Raperda APBD TA Anggaran 2025

Daerah

Kepala Tiyuh Candra jaya Salurkan BLT DD Kepada 30 KPM

Daerah

Sekda Way kanan menghadiri rapat Perpanjangan Kerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta