Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Gubernur lampung membuka Musrenbang RKPD tahun 2027

Bandarlampung,– Musyawarah Perencanaan Pembangunan dan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2027, menyorot tajam ketimpangan infrastruktur jalan antarwilayah yang masih lebar dan berisiko menghambat pemerataan pembangunan.

Forum yang berlangsung di Balai Keratun, Kantor Pemprov Lampung itu dibuka Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Senin (13-4-2026).

Data yang dipaparkan dalam Musrenbang tersebut menunjukkan disparitas mencolok pada tingkat kemantapan jalan. Rata-rata tingkat kemantapan jalan kabupaten/kota baru 48,30%, tertinggal jauh dari jalan provinsi 79,79% dan nasional yang sudah mencapai 93,31%.

Kepala Bappeda Lampung Anang Risgiyanto, menegaskan persoalan tersebut bersifat struktural dan menjadi hambatan utama pembangunan wilayah.

Baca Juga  Dandim 0426/TB, Hadiri Acara Buka Puasa Bersama Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Mesuji

β€œKetimpangan kemantapan jalan masih sangat tajam, terutama di level kabupaten/kota. Ini berpotensi menciptakan kantong kemiskinan dan wilayah tertinggal,” tegasnya.

Secara spasial, jurang antar daerah terlihat jelas. Bandarlampung memimpin dengan kemantapan jalan 96,42%, diikuti Metro 72,94% dan Lampung Selatan 63,14%.

Sebaliknya, sejumlah daerah masih tertinggal di bawah rata-rata: Lampung Barat 58,9%, Pringsewu 47,73%, Lampung Utara 44,2%, Tanggamus 44,1%, Tulangbawang Barat 43,90%, dan Lampung Tengah 42,8%.

Baca Juga  Kodim 0426 Siap Sukseskan Pilkada di Mesuji Dan Tulang Bawang

Kondisi paling rendah terjadi di Mesuji 29,3%, Waykanan 24%, hingga Tulangbawang 20,2%β€”menegaskan ketimpangan infrastruktur yang kian menganga.

Musrenbang menegaskan, percepatan pembangunan jalan di kabupaten/kota menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan menghapus disparitas wilayah.

Selain infrastruktur, data layanan dasar juga jadi sorotan. Akses air minum telah mencapai 83,30% dan sanitasi layak 86,82%, namun sanitasi aman masih sangat rendah, hanya 2,32%.

β€œIni alarm serius. Pembangunan ke depan harus lebih terarah, berbasis data, dan menyasar langsung kebutuhan riil masyarakat,” tegas Anang.

Share :

Baca Juga

Daerah

Jumat Curhat Polsek Galang, Aipda Arinur Imbau Masyarakat Laporkan Situasi Kamtibmas

Daerah

Danramil 426-03 Rawa Jitu Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke -79 Tahun 2024

Bandar Lampung

Dari Masjid ke Mushola, Komitmen Pemkot Bandar Lampung Bangun Keharmonisan Umat

Daerah

Pj Bupati Ferli Yuledi hadiri Acara ramah Tamah Sekaligus Pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang

Lampung

Penandatanganan Perjanjian Kerja 2025, Novriwan Minta Seluruh ASN Siap Terima Tantangan Baru

Daerah

Bupati Ayu Alalasiyah S. Ked. Hadiri Pembukaan PORKAB Pencak Silat

Daerah

Tekab 308 Satreskrim Polres Tulang Bawang Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan di Gedung Meneng

Daerah

Gabungan Kelompok Tani dan LSM Triga Nusantara Sampaikan Aspirasi Pada Pemkab Tuba Pinta SPBU Buka Akses Pembelian BBM