Harianposting.com-Kabupaten Tasikmalaya-Dalam rangka mencerdaskan kehidupan anak bangsa Pemerintah tentunya selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas Pendidikan,baik dari segi sarana maupun prasarananya,serta sekarang Pemerintah mewajibkan anak bangsa sekolah dari mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)atau TK
“Adapun pada hakekatnya adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh atau menekankan pada pengembangan seluruh aspek kepribadian anak.
Pendidikan Anak Usia Dini memberi kesempatan untuk mengembangkan kepribadian anak.
“Oleh karena itu lembaga pendidikan untuk anak usia dini perlu menyediakan berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan berbagai aspek perkembangan yang meliputi kognitif, bahasa, sosial, emosi, fisik dan motorik.
“Pendidkan Anak Usia Dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakkan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan baik koordinasi motorik (halus dan kasar),
Serta kecerdasan emosi, kecerdasan jamak (mutiple intelelegensi) dan kecerdasan spiritual.
Sesuai dengan keunikan dan pertumbuhan Anak Usia Dini,
maka penyelenggaraan Pendidikan bagi Anak Usia Dini disesuaikan dengan tahap tahap perkembangan yang dilalui oleh Anak Usia Dini.
Dengan itu Pemkab Tasikmalaya,melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat mendukung Pendidikan Anak Usia Dini atau TK baik sarana maupun pra sarananya
“Sekarang lembaga Pendidikan TK/PAUD di Kabupaten Tasikmalaya sedang mendapatkan bantuan renovasi bangunan sekolah atau bangunan gedung
Salah satunya yakni TK.Al-Fathonah yang berlokasi di Kp.Panyingkiran,Desa Singaparna,Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya,mendapatkan paket pekerjaan rehabilitasi ruang kelas,yang dikerjakan oleh CV. AL Basyari dengan nilai SPK yakni sebesar Rp.100.779.775,59 waktu pelaksanaan sekitar 90 hari kalender
Namun ada hal janggal ketika melihat papan proyek atau papan informasi kegiatan pembangunan tersebut,pasalnya di papan proyek tertera tulisan Pemerintah Kabupaten Garut.
Padahal disitu terlihat logo Pemkab Tasikmalaya,dan titik lokasi pekerjaan itu di wilayah Singaparna,itu kan sudah jelas ada suatu kejanggalan di papan proyek juga,”kata salah seorang sumber yang nama dan identitasnya minta dirahasiahkan pada Kamis(10-10-2024)
Saat dikonfirmasi melalui chat Whats App pelaksana proyek tersebut Bangbang mengatakan,untuk hal itu coba konfirmasi ke Ibu Yulia,karena di merupakan ketua PAC nya,”singkatnya
(Dede P)










