Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Nasional / Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:22 WIB

Banjir Berulang di Campang Raya, Pemkot Bandar Lampung Tegaskan Normalisasi dan Peran Warga Jaga Lingkungan

BANDAR LAMPUNG HP -Curah hujan ekstrem yang mengguyur Kota Bandar Lampung dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu banjir di sejumlah titik, salah satunya di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Sabtu (07/02/2026)

Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan banjir bukan sekadar fenomena alam semata, melainkan juga berkaitan erat dengan tata kelola lingkungan dan sistem drainase perkotaan.

Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung mengambil langkah cepat dengan melakukan normalisasi aliran sungai dan pembersihan drainase di wilayah rawan banjir.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi berkelanjutan untuk mengurangi risiko genangan dan melindungi keselamatan warga.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah dan terus melakukan langkah antisipatif secara berkala, terutama di kawasan yang kerap terdampak banjir.

Baca Juga  Sidang Bp4r Polres Tulang Bawang Digelar Megah & Penuh Khidmat: Wujud Komitmen Polri Cetak Personel Unggul Berkeluarga Harmonis

“Untuk mengantisipasi banjir, kami melakukan normalisasi saluran air, pembersihan drainase, serta meningkatkan kapasitas sistem pengendalian banjir di titik-titik rawan,” ujar Eva Dwiana.

Menurutnya, penanganan banjir tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan teknis. Diperlukan pula perubahan perilaku kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Penanganan banjir adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, risiko bencana dapat diminimalkan,” lanjutnya.

Eva Dwiana juga menyoroti persoalan klasik yang kerap memperparah banjir, yakni kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Sampah yang menumpuk di saluran air menyebabkan penyempitan drainase, menghambat aliran, dan mempercepat terjadinya genangan saat hujan deras.

Baca Juga  Minggu Kasih Polsek Galang Bersama Jemaat Gereja Katolik Loyola Malaikat Gabriel

“Saya tegaskan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Ini bukan persoalan sepele, karena dampaknya langsung dirasakan saat banjir terjadi,” tegasnya.

Pemkot Bandar Lampung menilai bahwa ketangguhan kota menghadapi bencana hidrometeorologi hanya dapat terwujud apabila ada kesadaran ekologis dan partisipasi aktif warga.

“Bandar Lampung akan menjadi kota yang tangguh jika kita bergerak bersama, menjaga kebersihan, dan peduli terhadap lingkungan,” pungkas Eva Dwiana.

Langkah normalisasi yang dilakukan pemerintah di Campang Raya diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun kota yang lebih aman, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Direktur BUMD PT Tulang bawang jaya, jalin silaturahmi dengan Lampung media Company (LMC)

Bandar Lampung

Pokja Newsroom Jaga Desa Lampung Dilantik, Fokus Literasi Hukum dan Transparansi Pemdes

Kota Batam

Tutup pabrik rokok ilegal di Batam rokok Hmind masih banyak beredar di Batam tak tersentuh hukum

Kabupaten Tasikmalaya

Sekda Zen Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Wilayah Pada Pilkada Serentak

Daerah

Polres Tulang Bawang Distribusikan 19 Ribu Liter Air Bersih di Dua Lokasi Berbeda

Daerah

Kurangi Sengketa Sidang, SMSI Ajak Masyarakat Pilih Damai

Daerah

Hearing hari ini ,,, Beranikah DPRD rekomendasikan Copot dan batalkan SE Kadis Kominfo Tuba

Nasional

Atlet Asal Kabupaten Tasikmalaya Peraih Medali Di Sambut Pemkab Kabupaten Tasikmalaya