Harianposting,Batam–Dari sekian rentetan SK gubernur yang tidak di indahkan oleh para aplikasi gojek ,grab dan Maxim yang belum menjalankan SK tersebut terus menuai protes oleh pihak Adob ( aliansi driver online Batam,Sampai pihak driver online demo dan menyegel kantor kantor aplikasi di kota Batam pada tgl 03 10 2024
Bersama dishub Kepri dan dishub kota Batam lalu di saksikan oleh pihak kepolisian,
Dan pihak Maxim menolak atas penyegelan kantor Maxim yang terletak di Botania 2 Batam center Dengan alasan tidak ada surat pemberitahuan. Dengan kejadian ini
Ketua LSM DPD LIBAS angkat bicara,
Permasalahan ini jika di biarkan oleh pihak pihak yang berwenang ini bisa terjadi Batam tidak kondusif.(07/10/(2024)
“,Di tambah lagi suasana mau menghadapi pemilihan pilkada,Oleh karena itu ketua LSM DPD LIBAS KOTA BATAM mengatakan jika pihak aplikasi tidak mau menjalankan SK GUBERNUR maka silahkan angkat kaki dari kota Batam.
Dan dishub Kepri, dishub kota Batam harus tegas dalam mengawal SK gubernur tersebut dan silahkan cabut izin aplikasi online ini karena ini bisa membuat Batam tidak kondusif , ucap ketua DPD libas batam
saat di hubungi oleh pihak media go Indonesia..(Tim, Rambe )









