Harianposting.com | Kabupaten Tasikmalaya – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Tani dan Nelayan Tasikmalaya (TNT) menjadi sorotan publik setelah pihak manajemen rumah sakit enggan memberikan keterangan terkait penggunaan anggaran untuk pengadaan alat kesehatan (alkes), konsumsi makanan dan minuman (mamin), serta perjalanan dinas (perjadin).
Pertanyaan tersebut mencuat saat salah satu media online mencoba memberikan surat lewat chat Whats App (WA)kepada salah seorang pegawai RSUD TNT minggu kemarin
” Adapun isi surat nya yakni meminta transparansi terhadap penggunaan dana,alat kesehatan(Alkes)anggaran perjalanan dinas(Perjadin)dan anggaran makan minum(Mamin) . Namun, pihak RSUD TNT memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi,”kata Dudi Dudiana, Kabiro Media Fortal Banga pada Senin(30-6-2026)
“Kami hanya ingin tahu kejelasan soal anggaran yang digunakan, terutama untuk alkes yang sangat vital bagi pelayanan rumah sakit. Tapi sayangnya, tidak ada jawaban jelas,” ungkapnya
Lalu dengan adanya sikap diam ini memicu spekulasi dan kecurigaan publik terhadap kemungkinan disinyalir ada penyimpangan anggaran
Kami mencoba menghubungi salah seorang pegawai RSUD TNT,yang semula ada jawaban bahwa ikhwal surat ini akan dikomunikasikan ke pimpinan,akan tetapi kami mencoba telepon melalui sambungan selularnya tidak ada jawaban kembali,di WA juga tak ada balasan,”terangnya
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD TNT belum memberikan tanggapan resmi meski telah dihubungi melalui berbagai saluran komunikasi. Publik berharap adanya keterbukaan informasi sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap penggunaan dana publik.
(Dede P)










