Home / Daerah / Lampung / Pesawaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:18 WIB

SMSI Pesawaran pertanyakan Laporan Dugaan penyimpangan anggaran Desa Durian

PESAWARAN-Hampir satu tahun sejak laporan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran Desa Durian, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, disampaikan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, masyarakat masih menantikan satu hal yang paling mendasar dalam penegakan hukum: kepastian.

Situasi tersebut mendapat perhatian dari Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran, Eri Novrizal. Menurutnya, proses hukum yang berjalan harus tetap dihormati, namun masyarakat juga berhak memperoleh informasi dan kepastian yang memadai agar tidak muncul berbagai spekulasi di tengah publik.

“Kita menghormati kewenangan aparat penegak hukum yang sedang bekerja. Namun di sisi lain, masyarakat yang telah menyampaikan laporan juga berhak mengetahui perkembangan penanganannya. Jangan sampai muncul kesan bahwa aspirasi dan laporan masyarakat diabaikan,” ujar Eri Novrizal kepada rekan media, Kamis (11/6/2026).

Laporan yang disampaikan warga Desa Durian diketahui telah diterima Kejari Pesawaran pada 9 Juli 2025. Sejak saat itu, sejumlah tahapan pemeriksaan dan pemanggilan saksi telah dilakukan untuk mendalami materi laporan yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran desa.

Baca Juga  Pemkab way kanan ikuti Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan LKPD Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI

Berdasarkan informasi yang berkembang, hingga pertengahan tahun 2026 proses penanganan perkara masih berlangsung. Bahkan, pemanggilan sejumlah saksi disebut masih terus dilakukan sebagai bagian dari pendalaman fakta dan pengumpulan keterangan.

Eri Novrizal menilai proses hukum yang berjalan tentu memiliki mekanisme dan tahapan tersendiri. Namun demikian, komunikasi yang baik kepada publik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Menurutnya, keterbukaan informasi terkait perkembangan perkara, sejauh tidak mengganggu proses penyelidikan maupun penyidikan, dapat menjadi langkah positif untuk menghindari munculnya asumsi-asumsi yang tidak berdasar.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar proses, tetapi juga kejelasan. Kepastian hukum penting agar masyarakat memahami sejauh mana laporan yang mereka sampaikan telah ditindaklanjuti. Transparansi yang proporsional akan memperkuat kepercayaan publik,” katanya.

Ia juga berharap instansi terkait dapat memberikan perhatian khusus terhadap laporan yang telah berjalan hampir satu tahun tersebut. Baik nantinya ditemukan unsur tindak pidana maupun tidak, masyarakat dinilai berhak mendapatkan penjelasan yang objektif berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Baca Juga  Tahanan Polres Tulang Bawang Barat difasilitasi nyoblos pada Pilkada serentak 2024

Lebih lanjut, Eri menegaskan bahwa sikap yang disampaikannya bukan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pelayanan publik dan akuntabilitas dalam penanganan setiap laporan masyarakat.

“Pada akhirnya yang diharapkan masyarakat adalah adanya kepastian. Jika memang ada unsur pelanggaran hukum, tentu harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, jika tidak ditemukan unsur pidana, masyarakat juga perlu mendapatkan penjelasan yang jelas. Jangan sampai persoalan ini terus menggantung tanpa arah,” tegasnya.

Di tengah proses yang masih berjalan, perhatian publik terhadap kasus ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap tinggi. Kini, harapan yang mengemuka bukanlah putusan tertentu, melainkan hadirnya kejelasan yang mampu menjawab pertanyaan yang telah bergema hampir satu tahun lamanya.

Sebab dalam setiap laporan yang disampaikan warga, tersimpan harapan bahwa hukum tidak hanya bekerja, tetapi juga hadir dengan kepastian yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

(Humas SMSI Kabupaten Pesawaran)

Share :

Baca Juga

Lampung

Polres Tubaba Tangkap Pelaku Persetubuhan Anak Di Bawah Umur

Daerah

Polres Tubaba laksanakan Pengamanan kegiatan Audiensi Forum Komunikasi Honorer Tenaga Kesehatan dan Non Tenaga Kesehatan

Daerah

Pj Bupati Tulang Bawang Ferli Yuledi Pimpin Langsung Kegiatan Apel Bulanan.

Daerah

Juma Berkah ke-99 SMSI Tulang Bawang Berikan Sembako dan Uang Tunai Kepada Anak Yatim

Daerah

Keluarga Korban Penganiayaan Dan Ancaman Kekerasan Pinta Fortuba Damping Lapor Polisi

Bandar Lampung

Pemerintah Hadir di Tengah Warga: Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras Jelang Idulfitri

Bandar Lampung

Perintah Tegas Eva Dwiana: Drainase Harus Lancar, Satgas Turun Tangan di Hari Libur

Daerah

Dinas PUPR Tubaba Bersama masyarakat perbaiki jalan provinsi