Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Pemerintah

Rabu, 1 April 2026 - 23:58 WIB

Tak Ada Toleransi untuk Saluran Tersumbat: Wali Kota Perketat Pengawasan Drainase

Bandar Lampung HP — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turun langsung meninjau kondisi aliran sungai dan jaringan gorong-gorong di kawasan Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Selasa (31/3/2025).

Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan sinyal tegas bahwa tata kelola air perkotaan harus dikelola dengan disiplin, konsisten, dan berbasis pencegahan.

Peninjauan difokuskan pada memastikan kelancaran aliran air di tengah meningkatnya potensi hujan. Dalam konteks kota yang terus tumbuh, persoalan drainase bukan hanya urusan teknis, tetapi menyangkut keselamatan, kesehatan lingkungan, dan kualitas hidup warga.

Eva Dwiana menegaskan bahwa perawatan rutin tidak boleh ditawar. Saluran air yang tersumbat, menurutnya, adalah cerminan lemahnya pengawasan dan rendahnya kesadaran kolektif.

Baca Juga  Kampung Sidomulyo realisasikan Pembagunan gorong-gorong dari anggaran Dana desa Tahun 2024.

“Perawatan terhadap saluran air itu penting, agar tidak ada lagi penyumbatan,” tegasnya lugas.

Pernyataan tersebut menempatkan isu ini pada kerangka yang lebih luas, banjir bukan semata akibat curah hujan tinggi, tetapi juga akumulasi dari kelalaian dalam pengelolaan infrastruktur dasar.

Karena itu, ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap indikasi kerusakan atau penyumbatan, sebelum berubah menjadi krisis lingkungan.

Lebih jauh, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk satuan tugas banjir Kota Tapis Berseri. Kolaborasi lintas sektor dinilai krusial untuk memastikan tidak ada lagi titik aliran air yang terabaikan.

Baca Juga  Asah Kemampuan Anggotanya, Polres Tulang Bawang Barat Gelar Latihan Beladiri Polri

Namun demikian, upaya pemerintah tidak akan efektif tanpa partisipasi publik. Warga dituntut tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga penjaga lingkungan terdekatnya.

Disiplin membuang sampah, kepedulian terhadap saluran air di sekitar rumah, hingga pelaporan dini terhadap potensi masalah menjadi bagian tak terpisahkan dari solusi.

Peninjauan ini memberi pesan jelas, tata kota yang tangguh tidak dibangun dari reaksi sesaat, melainkan dari konsistensi, ketegasan kebijakan, dan kesadaran bersama.

Bandar Lampung dihadapkan pada pilihan, membiarkan masalah berulang, atau menata ulang fondasi lingkungannya secara serius dan berkelanjutan. (Red)

Share :

Baca Juga

Lampung

Dua Lokasi di Menggala Yang Jadi Sasaran Patroli Sahur Samapta Polres Tulang Bawang

Daerah

Buronan Kasus Curat Rumah di Bogatama Ditangkap Polisi

Daerah

Kodim 0426/TB, Gelar Dapur Masuk Sekolah, Dalam Rangka Menurunkan Angka Stunting

Daerah

Juma Berkah ke-99 SMSI Tulang Bawang Berikan Sembako dan Uang Tunai Kepada Anak Yatim

Lampung

Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Pelaku Curas Yang Beraksi di Areal PT BNIL

Daerah

Kapolres Tulang Bawang Barat Hadiri Syukuran Hari Ulang Tahun TNI KE-79 Di Makodim 0412 Lampung Utara

Daerah

Polisi Tangkap Empat Pelaku Curanmor Yang Beraksi di Halaman Belakang Rumah Kakam di Menggala Timur

Daerah

Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang Tangkap Pelaku Spesialis Curat Kabel PLN Yang Merupakan DPO dan Residivis