Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Pemerintah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:48 WIB

Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul

Bandarlampung-Pemerintah Provinsi Lampung mengajak kalangan mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam menyiapkan masa depan daerah melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026 bertema Sinergi Lintas Sektor: Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Digital yang Inklusif dan Berkelanjutan, yang digelar di Hall Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).

Dalam paparannya, Marindo menyampaikan kebanggaannya dapat kembali hadir di lingkungan Universitas Lampung, kampus yang dinilai telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin berpengaruh di Provinsi Lampung.

“Universitas Lampung telah banyak melahirkan sumber daya manusia unggul yang kini berkiprah di berbagai bidang. Ini menjadi kebanggaan bersama dan bukti bahwa pendidikan tinggi memiliki peran besar dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, masa depan Lampung tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa dan mayoritas berada pada usia produktif, Lampung saat ini berada pada momentum bonus demografi yang sangat berharga.

Berdasarkan data, sebanyak 69,24 persen penduduk Lampung berada pada rentang usia 15 hingga 64 tahun. Kondisi ini menjadi peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jika dikelola dengan baik, Lampung dapat melompat jauh ke depan. Namun jika gagal dimanfaatkan, bonus demografi justru bisa menjadi beban pembangunan,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Perbaikan Jalan Wates–Metro kota Gajah Proyek targetkan rampung September

Karena itu, mahasiswa diminta mempersiapkan diri dengan keterampilan, kreativitas, dan daya saing tinggi agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Marindo menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi masyarakat.

“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah inovator, jadilah pencipta, dan jadilah problem solver yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, informasi lowongan kerja, pembayaran pajak, promosi pariwisata, hingga kanal pengaduan masyarakat yang terintegrasi melalui aplikasi Lampung-inn.

Upaya digitalisasi tersebut diharapkan semakin mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.

Selain itu, Pemprov Lampung juga berkomitmen memperluas infrastruktur digital agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga desa, kabupaten, dan wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan digitalisasi hadir secara merata. Mahasiswa di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengakses teknologi,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menilai kegiatan simposium tersebut sebagai langkah positif dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

Baca Juga  Terima Dubes Palestina, Gubernur Mirza: Solidaritas Lampung Lahir dari Ketulusan

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut mahasiswa untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan ruang digital secara produktif.

“Mahasiswa harus mampu menggunakan teknologi informasi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan meraih cita-cita di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan capaian membanggakan dunia pendidikan di Lampung. Saat ini, sebanyak 86 persen mahasiswa yang diterima melalui jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

Selain itu, pada Program Studi Kedokteran yang menjadi salah satu jurusan favorit, sebanyak 63 persen mahasiswa yang diterima tahun ini juga berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil sinergi antara sekolah, tenaga pendidik, perguruan tinggi, dan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Ini menunjukkan bahwa kita telah bergerak bersama memajukan pendidikan di Provinsi Lampung. Anak-anak daerah mampu bersaing dan menembus program studi unggulan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar SMA dan SMK untuk terus berkembang, memanfaatkan teknologi, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dan generasi muda diyakini menjadi kekuatan besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan membawa Provinsi Lampung semakin maju, modern, dan berdaya saing. (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

LSM Janur “Harusnya Memberikan Contoh Demokrasi Yang Baik Bukan Sebaliknya”

Daerah

Kunjungan dan Silaturahmi Kapolres ke Kantor Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Bandar Lampung

Saat Alam Bicara: Bukit Camang Tak Boleh Dikorbankan Demi Pembangunan

Daerah

Grebek Rumah Kontrakan Tempat Pesta Narkoba, Polres Tulang Bawang Tangkap Pria 27 Tahun

Lampung

Polsek Banjar Agung Tangkap DPO Kasus Curanmor di Penawar Rejo

Daerah

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Audiensi dengan Menteri Transmigrasi: Bahas Pengembangan Kawasan dan Ekonomi Daerah

Daerah

Polres Tulang Bawang Ungkap Tindak Pidana Korupsi Yang Terjadi di KCP Bank Lampung Unit 2

Daerah

Bupati Tubaba Dampingi Wakil Gubernur Tinjau Preservasi Jalan di Wilayah Tubaba