Home / Bandar Lampung / Daerah / Lampung / Pemerintah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan TBC

Bandarlampung,– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela kembali menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Penegasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026).

Menurut Wagub Jihan, pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, khususnya setelah kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI.

Ia menilai, posisi Lampung sebagai wilayah prioritas nasional menuntut adanya percepatan dan penguatan program eliminasi TBC secara menyeluruh.

Ia mengungkapkan optimisme bahwa Lampung mampu menjadi contoh keberhasilan penanganan TBC. Pengalaman dalam mengendalikan pandemi COVID-19 telah membentuk pola kerja kolaboratif yang solid antara pemerintah dan tenaga kesehatan.

β€œKita sudah memiliki pengalaman dalam penanganan krisis kesehatan secara terstruktur dan masif. Pendekatan itu akan kita adaptasi untuk mempercepat eliminasi TBC di Lampung,” ujarnya.

Baca Juga  Berikan Bingkisan Untuk Tiga Pos Operasi Lilin Krakatau 2024, AKBP James Juga Ingatkan Pesan Penting Ini

Meski tren kesembuhan TBC terus membaik, Wagub menekankan pentingnya penguatan sistem deteksi dini yang terintegrasi dengan penanganan hingga tuntas.

Ia menyebut, tantangan utama saat ini adalah memastikan setiap kasus teridentifikasi sejak awal dan mendapat pengobatan yang optimal.

Untuk itu, Pemprov Lampung akan mengoptimalkan peran seluruh lini layanan kesehatan, mulai dari Puskesmas, Posyandu, hingga kader kesehatan di tingkat desa.

Sebagai bagian dari transformasi digital, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan integrasi program TBC ke dalam aplikasi β€œLampung In”.

Platform ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pemantauan data pasien secara real-time, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Dalam mendukung langkah tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung diminta untuk menjalin koordinasi intensif dengan PDPI, khususnya dalam penguatan sistem pertukaran data (bridging).

Baca Juga  SMSI Lampung Raih Anugerah Unila Be Strong 2026 dari Rektor Unila

β€œIntervensi kebijakan harus ditopang dengan data yang kuat agar setiap langkah yang diambil benar-benar berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Dari sisi capaian, indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Lampung menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, capaian mencapai 103 persen dan meningkat menjadi 131 persen pada 2025. Hingga triwulan pertama 2026, realisasi telah menyentuh 19 persen.

Sementara itu, tingkat keberhasilan pengobatan TBC sensitif obat juga mengalami peningkatan, dari 95 persen pada 2024 menjadi 98 persen di tahun 2025. Pada triwulan pertama 2026, capaian pengobatan tercatat sebesar 81 persen.

Dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, Pemprov Lampung optimistis upaya eliminasi TBC dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Tulang Bawang Gelar Verifikasi Faktual Penghargaan Kinerja Daerah Tahun 2026

Daerah

Berkedok Wartawan, Tiga Orang Peras korban 30 juta Dibekuk Polsek Rawajitu Selatan!

Daerah

Polres Tubaba Siagakan Ratusan Personel Amankan Rapat Pleno Pilkada Tingkat Kabupaten

Daerah

Karya Bakti Bersama Polsek Tumijajar Bersihkan Pasar Rakyat Daya Murni dan Pasar Hewan Ternak dalam Rangka HUT TNI ke-79

Daerah

Respon Cepat Polsek Banjar Agung Ungkap Kasus Curanmor, Kompol Haryono: Pelaku Berasal Dari Banyuasin

Daerah

Memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-96 Kodim 0426 Tulang Bawang Menggelar Upacara

Daerah

Dandim 0426/TB, Sambut Dengan Hangat Silaturahmi Kajari Tuba Kemakodim

Daerah

Bapak Tua di Tubaba Diduga Setubuhi anak Tiri Terancam 15 tahun penjara